Jambi - AA (28) warga RT 03 Kelurahan Pasar Baru, Muara Bulian yang positif Rapid tes, merupakan pasien beresiko tinggi, karena merupakan seorang pedagang. Secara otomatis pasien ini banyak melakukan kontak dengan warga.

Hal ini dikatakan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Batang Hari, Elfie Yennie, dalam konferensi pers, Selasa (21/04/2020) yang di gelar di halaman BPBD Kabupaten Batang Hari.    

" Informasinya AA berprofesi sebagai pedagang. Pasien ini sangat beresiko terhadap orang banyak." kata Elfie.

Sambung Elfie, kontak terdekat alias tracking contact bagi pasien, yaitu istri dan dua anak pasien, dilaksanakan rapid test secepatnya.

" Istri dan kedua anaknya yang merupakan tracking contact pasien, hari ini kami lakukan rapid tesnya. Tracking Contact tersebut juga sudah melakukan isolasi mandiri di rumahnya," terang Elfie.

Selanjutnya dikatakan Elfie, uji swab menentukan positif atau negatifnya pasien terhadap covid-19, dilaksanakan pada hari ini juga di RSUD Hamba Muara Bulian.

" Pada hari ini juga kita laksanakan uji swab di RSUD Hamba. Hasil uji swab tersebut baru diketahui setelah satu Minggu bahkan lebih. Semoga hasilnya negatif" ucap Elfie. kesempatanus tugas Covid-19 Batanghari dr Elfie menyebutkan, hari ini petugas melakukan uji Swab terhadap pasien positif rapid tes. 

Selama menjalankan isolasi, istri dan kedua anaknya, diperhatikan oleh Pemkab Batang Hari dengan memberikan bantuan beras dan sembako lainnya.

" Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah, di samping agar kontak terdekat pasien tidak lagi keluar rumah. Mereka sedang menjalankan isolasi mandiri" papar Sekretaris BPBD Batang Hari, Samral Lubis. (Fri)