Jambi - Diera Digital seperti saat ini, ternyata masih ada Desa dalam Provinsi Jambi belum menikmati aliran listrik.

Hal tersebut dikatakan oleh Hanfi Adrhean Abidin selaku Manajer UP3 Jambi. Dirinya mengatakan masih ada 50 desa dalam Provinsi Jambi yang belum tersentuh aliran Listrik sama sekali.

"Pihak PLN pada tahun 2020 ini, menargetkan seluruh desa di Provinsi Jambi yang belum teraliri listrik sudah tersambung jaringan Listrik, namun untuk mencapai itu semuanya bukan hanya tugas PLN saja, tetapi harus ada peran dari pemerintah," ujarnya, Kamis (27/2/2020) kemarin.

Ia merinci, untuk kabupaten mauro Jambi masih ada sekitar 1 Desa belum teraliri Listrik, Kabupaten Batanghari 1 Desa yang belum menikmati aliran Listrik, kabupaten Tanjabtim 4 desa belum menikmati aliran listrik, Kabupaten Tanjabbar 22 Desa yang belum teraliri Listrik. 

Selanjutnya, Kabupaten Sarolangun 11 desa yang belum teraliri listrik, Kabupaten Merangin 11 Desa belum teraliri listrik, Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci masing-masing 1 Desa belum menikmati aliran listrik.

"Untuk mencapai ini semua agar dapat teraliri listrik banyak kendala yang dihadapi PLN," sebutnya.

Ia berharap kendala-kendala tersebut dapat dihadapi dan dipecahkan bersama, dengan bantuan dari Pemerintah Kabupaten/ Kota, maupun pemerintah Provinsi Jambi.

"Karena yang terakhir ini agak sulit, seperti infrastruktur jalan dan lainnya, paling banyak tersebar dibukit barisan, kemudian tanjung jabung paling banyak juga karena harus menyebrangi sungai yang cukup panjang," jelasnya.

Walaupun capaian PLN bisa dibilang berhasil, namun masih banyak pelayanan PLN dikeluhkan masyarakat, terutama masyarakat yang berada di Kabuaten Tanjabbar, hampir setiap hari selalu mendapatkan giliran listrik padam.

Dirinya menjelaskan, jaringan listrik milik PLN yang ada di Provinsi Jambi sangat luas tidak mungkin pihaknya selalu mengecek kondisi Kabel.

"Ini perlu peran serta masyarakat, peran pemerintah juga, bersama-sama untuk menjaga aset ini, seperti pohon, terus bangunan, baliho dan sebagainya jangan ada dekat dengan jarigan listrik. Nanti begitu hujan angin itu roboh tentu akan menganggu aliran listrik. Dan mengakibatkan proteksi kita akan padam," jelasnya.

"Di Provinsi Jambi padam ada dua jenis. Yang pertama padam karena gangguan dan padam karena ada pekerjaan yang harus kami lakukan, karena bekerja tidak bisa tanpa Padam," tandasnya. (*)