Jambi - Selama periode Januari hingga November 2019, angka kematian ibu melahirkan terdapat 53 kasus. Angka tersebut, meningkat dibandingkan tahun 2018 yang terdapat hanya sebanyak 46 kasus.
Kepala dinas Kesehatan Provinsi Jambi melalui Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes Provinsi Jambi, Helfiyan Amnun menjelaskan meningkatnya kasus kematian ibu saat melahirkan dikarekanan beberapa faktor, seperti pendarahan, hipertensi, penyakit jantung, penyakit kencing manis (metabolik) dan lain sebagainya.
"Untuk di Provinsi Jambi penyebab terbanyak dikarenakan pendarahan, tahun ini (2019-red) ada 19 kasus, hipertensi ada 13 kasus, penyakit jantung 2 kasus, metabolik 2 kasus dan penyebab lain ada 18 kasus" jelasnya, Selasa (31/12/19).
Selain Faktor penyakit, ada faktor lain yang menyebabkan tingginya angka kematian pada ibu hamil yakni disebabkan oleh tingginya angka pernikahan dini pada perempuan.
"Kita kenal dengan faktor 4 terlalu yakni terlalu muda, terlalu sering (sering melahirkan-red), terlalu tua dan terlalu dekat jarak kelahiran," tuturnya.
Untuk itu, saat ini pihaknya melakulan beberapa upaya untuk menekan tingginya angka tersebut. Salah satunya dengan memberi sosilisasi kepada remaja terkait kesehatan reproduksi dan usia yang tepat untuk menikah. (uya)