Jambi - Pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk penetapan awal Ramadan 1440 Hijriyah oleh kantor wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemwnag) Provinsi Jambi dipusatkan di BW Luxury hotel, Kota Jambi. Minggu (5/5/2019).
Pemantauan dijadwalkan mulai dari pukul 18.04 - 18.28 WIB. Dengan menggunakan alat Vixion monting Heq 5 dan aplikasi stellarium.
Dalam pemantauan tersebut, rukyatul hilal tidak terlihat sama sekali. Sebab ketinggian hilal yang seharusnya di Jambi adalah 5 derajat 52 menit, namun tujuh menit sebelum matahari terbenam awan tebal dari sebelah barat telah menutupi terlebih dahulu.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Zoztafia menyampaikan bahwa Provinsi Jambi sudah sejak tahun 1952 hingga 2019 pemantauan rukyatul hilal tidak pernah terlihat.
"Ini bisa saja di wilayah Provinsi Jambi dari sebelah baratnya disebabkan oleh hutan mayoritas sawit yang mempengaruhi penguapan awan hingga tidak terlihat," ujarnya, saat konferensi pers kepada wartawan.
Apalagi dalam pemantauan kali ini, dijelaskan Zoztafia, tujuh menit sebelum matahari terbenam telah tertutup awan. Dimana ideal seharusnya, matahari terbenam hilal terlihat diatasnya dengan jarak lima derajat.
"tadituh belum matahari terbenam, gundukan awan tebal hitam sudah menutupi jadi tidak terlihat," tandasnya. (uya)