SAROLANGUN – Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Sarolangun Turut Serta Dalam Pawai Karnaval Memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke 77 Tahun 2022, Dengan Memakai Kostum Unik. Kamis (18/08/2022)

Dalam Pawai Karnaval Perdana Setelah Dua Tahun Vakum Akibat Covid-19. Acara Karnaval Tersebut di Saksikan Secara Antusias Oleh Ribuan Masyarakat Sarolangun, Yang Berasal Dari Berbagai Kecamatan. Para Peserta dari MAN 1 Sarolangun Dalam Karnaval Tersebut Memakai Berbagai Macam Kostum. Mereka Tidak Hanya Pakai Pakaian Adat Ataupun Profesi Saja, Seperti TNI/Polri, Dokter, Perawat, Aparatur Sipil Negara (ASN), Petani, Nelayan, Wiraswasta Dan Lainnya, Namun Ada Hal Unik Yang di Tunjukkan Oleh MAN 1 Sarolangun Sebagai Terobosan Baru Yang di Jadikan Sebagai Tema Yaitu "Korban Covid-19" Dengan Memakai Kostum Pocong, Dan Kegiatan Ini di Ikuti Oleh Seluruh Staff Dan Mejelis Guru.

Kepala MAN 1 Sarolangun Muhammad Syafri, S.Pd.I.,M.Pd. Menjelaskan Bahwa "Dalam Rangka Memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemederkaan Republik Indonesia Yang ke 77 Ini, MAN 1 Sarolangun Memaknai Kemederkaan Ini Untuk Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air, Terutama Dari Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun. Kemudian Dari Para Siswa Juga Agar Lebih Menumbuhkan Rasa Nasionalisme Mereka Lebih Tinggi, Terhadap Arti Dari Perjuangan Para Pejuang Kita. "Kata Kepala MAN 1 Sarolangun.

Ada Sesuatu Yang Berbeda Kami Ciptakan Dalam Memeriahkan HUT RI ke 77, Karena Kita Baru Saja Berlalu Dari Covid-19. Maka Kami Membuat Suatu Terobosan Baru, Dengan Tema Korban Korban Covid-19 Dan Lengkap Dengan Dokter Spesialis Covid-19. Yang Susah Payah Dalam Menangani Para Pasien Covid-19, Serta Kami Ciptakan Juga Dalam Berbentuk Pocong, Dengan Slogan Slogan Unik di Spanduk Spanduk Kecil Pada Saat Pelaksanaan Tersebut. Dan Kami Juga Memperagakan Beberapa Pakaian Adat di Semua Daerah, Agar Para Siswa Akan Lebih Tumbuh Untuk Mencintai Negara Ini. "Sambung Kepala MAN 1 Sarolangun

Harapannya Melalui Momentum Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia, Semoga Para Siswa Kita Bisa Lebih Tumbuh Dalam Mencintai Tanah Air Negara Kesatuan Republik Indonesia, Dengan Berbagai Suku Bahasa, Budaya Yang Berbeda. Dan Selalu Menjaga Protokol Kesehatan. "Tutup Kepala MAN 1 Sarolangun (Gun)