Halojambinews :Masyarakat Kelurahan Pasar Tembesi, khususnya pedagang yang berada di Pasar RT 001 dan 002 LK 001, mengharapkan Pemerintah Kabupaten Batang Hari dapat membangun drainase.
Hal ini dipicu karena setiap kali hujan turun, walaupun tidak lama, air menggenangi tempat aktifitas jual beli tersebut. Malahan ada pedagang yang mengatakan air genangan tersebut masuk ke dalam toko yang berfungsi juga sebagai tempat tinggal.
Hal ini dikatakan seoarang warga, Andhika kepada Halojambinews, Rabu (24/03/2021) melalui pesan whatsapp. " Kami sangat menginginkan Pemkab Batang Hari atau instansi terkait agar dapat membangun drainase di lingkungan kami tempat menyambung hidup maupun berdagang. Lihatlah, hujan selama 1 jam aja, air sudah masuk ke dalam pekarangan malahan ada yang masuk menggenangi rumah,".kata Andhika kecewa.
Harapan dirinya mewakili masyarakat pedagang lainnya, sudah berulangkali disampaikan kepada aparat pemerintah, namun tidak pernah ditanggapi sama sekali.
" Saya dan masyarakat sudah berulangkali mengadukan hal ini, namun sampai sekarang tidak mendapat tanggapan. Tolonglah pemerintah supaya dapat mendengar suara hati kami dan lihat kondisi kami ketika hujan turun. Lihat sendiri kenyataan yang kami alami" pinta Andhika lagi.
Ketika Halojambinews turun ke lokasi, dapat dikatakan di lingkungan pasar tersebut, drainase sudah tak ada lagi. Informasi yang didapat, setelah perbaikan dan pelebaran jalan, kemungkinan besar drainase yang ada di pinggir jalan tertimbun dan terbiarkan sampai sekarang.
Hal serupa juga terjadi dekat Puskesmas Pasar Muara Tembesi. Karena drainasenya buruk, dan aliran pembuangannya tak ada sehingga air drainas menjadi tergenang dan mengeluarkan bau tak sedap. (Fri)