Batanghari - Video tentang bagaimana seorang Camat Muara Bulian H.M. Saman.K memberikan siraman hati serta perlindungan kepada pasien positif rapid test, Aditia Ardiansyah (28), warga RT 03 Kelurahan Muara Bulian, Senin (20/04/2020) nan lalu, sangat viral di medsos maupun dunia maya. Sikap camat pada waktu itu mendapat banyak pujian karena mampu memberikan nasehat serta wejangan kepada pasien, sehingga pasien yang sebelumnya tidak mau diisolasi, akhirnya secara mantap mau untuk diisolasi. Apalagi pada waktu itu, Saman memberikan keteduhan kepada pasien, bersama pemerintah akan menjamin kehidupan anak istri pasien selama masa isolasi.

Saman kepada Halojambinews ketika dikonfirmasi, Rabu (22/04/2020) mengatakan apa yang telah diperbuat dan dikatakannya kepada Aditia pada waktu itu adalah hal yang wajib dilaksanakan, baik sebagai pemimpin kecamatan maupun memimpin lintas sektoral gugus depan penangan covid-19 Muara Bulian, maupun sebagai sesama saudara.

" Saya ketika berbicara dengan Aditia, menahan gejolak bathin yang sangat luar biasa. Saya tidak tega, namun, saya harus menyampaikan hal tersebut, memberikan dari hati ke hati, supaya Adit dapat bersikap bijaksana serta kesatria untuk dapat menghadapi keadaan, serta menyelamatkan orang lain supaya tidak terpapar, terutama anak dan istri. Akhirnya, setelah diberikan wejangan, Adit menerima dan mau untuk diisolasi selama 14 hari dan menjalani tes swab. Apalagi beban hidup untuk istri dan anak-anaknya, disampaikan dijamin pemerintah, termasuk panggilan hati saya siap membantu."kata Saman.

Kepada pihak istri Adit, lanjut Saman, diberikan pengertian dengan pendekatan persuasif agar dapat menjalankan isolasi mandiri. Dan segala kebutuhan selama isolasi suaminya Adit, ditanggung Pemkab Batang Hari.

" Kepada istri Adit, kami berikan pengertian agar dapat menjalankan isolasi mandiri selama Adit diisolasi dan diperiksa di RSUD Hamba. Pada waktu itu pemerintah langsung memberikan bantuan beras serta uang sebanyak 500 ribu. Saya berikan nomor saya kepada istri Adit, kalau ada yang perlu dibantu, saya siap membantu dengan ikhlas" ungkap sosok asli Dusun Teluk Pemayung ini.

Diungkapkannya lagi ketika mengawal Aditia Ardiansyah sampai ke pintu RSUD Hamba Muara Bulian, saya selaku camat maupun manusia biasa berusaha memberikan kemantapan hati kepada Adit supaya dapat dengan sabar menghadapi isolasi selama 14 hari ke depan.

" Saya nggak bisa menahan air mata ketika menyampaikan kalimat pemberi semangat kepada Adit ketika akan memasuki rumah sakit. Terbayang dengan saya, apabila yang berjalan itu adalah saya, keluarga saya maupun sanak saudara saya. Berikanlah semangat kepada mereka yang terpapar. Mereka adalah sebagian dari kita." tutur Saman sedih.

Saman mengimbau kepada masyarakat Muara Bulian khususnya dan masyarakat Kabupaten Batang Hari umumnya, agar dapat menjaga kesehatan secara baik, dan selalu mengikuti instruksi pemerintah dalam menghadapi penularan wabah covid-19 ini.

" Jagalah kesehatan dengan baik dan tetap stay home. Keluar boleh bagi yang perlu mendesak. Pakai masker dan selalu cuci tangan setiap 30 menit kalau berada di luar rumah. Taati physical distancing maupun sosial distancing." himbau Saman.(Fri)