Batanghari - 300 santri dari 416 santri Ponpes Ummul Masakin Kampung Pulang Desa Tebing Tinggi Kecamatan Pemayung, akan dipulangkan ke rumah masing-masing. Para santri tersebut ada yang berdomisili di beberapa kecamatan di Batang Hari, maupun daerah lain, seperti Kota Jambi, Sarolangun, Kerinci, Tanjabtim, termasuk Indragiri. Pemulangan para santri ini sesuai dengan anjuran pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Bagi santri dari provinsi lain seperti Sumbar, tidak dipulangkan.

Hal ini dikatakan Ketua Yayasan Ponpes Ummul Masakin, Nizomudin, melalui Pengurus TU Alfajri El Ansori, kepada Halojambinews, Sabtu (28/03/2020) melalui pesan WhatsApp.

" Pemulangan para santri ini, adalah mengikuti anjuran pemerintah demi mencegahnya penyebaran Covid-19. Ini untuk kebaikan kita semua." kata Alfajri.

Keputusan ini, setelah dirapatkan, juga mengingat dan menimbang beberapa hal yang terkait dengan pencegahan berkembangnya cobid-19 di ponpes, diantaranya yakni masih banyaknya guru ataupun tenaga pengajar yang berdomisili di luar lingkungan ponpes, wali santri yang masih maksa ketemu dengan anak-anaknya, logistik konsumsi bagi santri yang masih dibeli di pasar, para kyai dan ustadz yang masih keluar ponpes untuk berbagai kegiatan.

" Kalau kita tidak berlakukan hal ini, bisa dibayangkan kalau terjangkit, maka akan menjadi Carrier bagi puluhan, ratusan bahkan ribuan santri" ujarnya tegas.

Sebelumnya 2 Minggu yang lalu, sudah ada puluhan santri pulang duluan ke rumah masing-masing, namun untuk kembali ke ponpes bum diperbolehkan sebelum keputusan dari ponpes keluar.

" Para santri yang nantinya akan dipulangkan ke.rumah masing-masing, serta yang sudah pulang duluan, akan diberikan pelajaran khusus dari tenaga pengajar dan tugas khusus." Ucapnya lagi.

Pemulangan 300 santri Ponpes Ummul Masakin, dilaksanakan Minggu (29/03/2020) sampai Kamis (02/04/2020) dengan armada yang disediakan ponpes. (Fri)